Showing posts with label Kuningan. Show all posts
Showing posts with label Kuningan. Show all posts
Vas Bunga Kuningan Motif Mesir
Vas Bunga Kuningan Motif Mesir ( Egyptian Carved Brass Vase ), ukuran tinggi = 17,5 cm, diameter atas = 8,5 cm. Kondisi ada penyok bagian bawah, lihat (foto 2 & 3).
Rp. 85.000,-
Teko Kuningan Mini
Rp. 85.000,-
真鍮のティーポット
Hiasan Dinding Kuningan Queen Cleopatra
( S O L D )
エジプト 飾り皿、壁掛けに
Tempat Lilin Kuningan
( S O L D )
Tempat Buah Kuningan Motif Bunga Krawangan
Tempat Buah Kuningan Motif Bunga Krawangan, ukuran tinggi = 7,3 cm, diameter = 20 cm. Tempat buah bahan dari kuningan dengan motif ukiran bunga warna-warni, serupa tapi tak sama dengan piring hias kuningan motif bunga krawangan made in India pada posting sebelumnya. Unik dan menarik dijadikan pajangan dan untuk menambah koleksi.
( S O L D )
フルーツコンテナ
Piring Hias Kuningan Motif Bunga Krawangan
Rp. 150.000,-
Lion Door Knocker
Brass Jewelry Box - Kotak Perhiasan Kuningan " Femina "



Brass Jewelry Box / Case : Kotak perhiasan kuningan lapis perak dengan motif bunga timbul dari Femina, iklan 25 tahun Femina ( pada bagian bawah kotak perhiasan ). Ukuran tinggi = 4 cm, panjang = 6 cm.
( S O L D )
真鍮の宝石箱
Sekilas :
Sejarah singkat majalah Femina
Majalah wanita Femina yang diterbitkan oleh PT. Gaya Favorit Press sejak tahun 1972. Sebagai majalah perempuan pertama pada saat itu dan diterbitkan untuk mengakomodasi seluruh aspirasi kaum wanita Indonesia agar mampu mengoptimalkan segala potensinya tanpa menghilangkan jati dirinya sebagai perempuan. Femina memulai terbitan pertama pada tanggal 18 September 1972.
Majalah Femina pada mulanya terbit sebagai majalah bulanan dan pada tahun 1973 berubah menjadi majalah dwimingguan. Sejak tahun 1980 terbit tetap sebagai majalah mingguan. Perintisan penerbitan majalah ini dilakukan oleh Ny. Mirta Kartohadiprodjo, Atiek Makarim, dan Widarti Goenawan.
Sejarah singkat majalah Femina
Majalah wanita Femina yang diterbitkan oleh PT. Gaya Favorit Press sejak tahun 1972. Sebagai majalah perempuan pertama pada saat itu dan diterbitkan untuk mengakomodasi seluruh aspirasi kaum wanita Indonesia agar mampu mengoptimalkan segala potensinya tanpa menghilangkan jati dirinya sebagai perempuan. Femina memulai terbitan pertama pada tanggal 18 September 1972.
Majalah Femina pada mulanya terbit sebagai majalah bulanan dan pada tahun 1973 berubah menjadi majalah dwimingguan. Sejak tahun 1980 terbit tetap sebagai majalah mingguan. Perintisan penerbitan majalah ini dilakukan oleh Ny. Mirta Kartohadiprodjo, Atiek Makarim, dan Widarti Goenawan.
Peluit Kuningan Antik, China - Vintage Brass Whistle

Vintage Brass Whistle : Peluit kuningan antik dengan cap gambar Rusa dan tulisan China. Ukuran panjang = 8 cm, kondisi masih berfungsi.
( S O L D )
Sekilas :
Sejarah Peluit
Peluit telah bera
kar di China kuno, di mana para penjaga malam akan meniup pucuk biji-bijian untuk memperingatkan kota-kota kepada penjajah Mongol. Di Mesir kuno, dua bilah tanaman papirus sepanjang sungai Nil dimainkan bersama-sama di antara telapak tangan. Dengan meniup ke telapak tangan daun papirus akan membuat suara keras. Inilah salah satu peluit pertama dilakukan oleh Inggris.Peluit pertama ditemukan oleh Joseph Hudson pada tahun 1868 di Birmingham, Inggris. Peluit pertama mulai digunakan oleh wasit William Atack pada pertandingan sepak bola di Nottingham Forest, dan pada saat itu peluit terbuat dari kuningan. Perkembangan selanjutnya menemukan peluit yang lebih nyaring dan kontrol lebih baik mudah dibunyikan, yaitu peluit kacang polong atau dikenal dengan " Acme Thunderer ". Peluit terus berkembang dan jenis peluit ini masih bertahan hingga sekarang.
Pada tahun 1884, Joseph Hudson telah menyempurnakan peluit dan ia akhirnya terus memproduksi peluit tersebut. Hudson mendirikan pabrik peluit itu di Birmingham, hingga sekarang sudah lebih dari 160 juta lebih telah diproduksi oleh Hudson & Co. Dan peluit telah banyak digunakan di segala macam bidang dan jenisnya, seperti : Kepolisian, Kesehatan, Industri, Keselamatan, Kapal, Kereta Api, Bidang olahraga, Musik, Militer, Pramuka, hingga alat bantu parkir.
Jenis peluit pertama menjadi pakem sebagai peluit sepak bola.
The 'Acme City' - 1875
Peluit 'Acme City' dibuat sekitar tahun 1875 yang digunakan untuk pertandingan sepak bola pertama yang pernah dimainkan dengan peluit oleh wasit, di Nottingham pada tahun 1878.
The 'Acme Thunderer' - 1884
Original 'Acme Thunderer' peluit kacang pertama kali yang dapat diandalkan, yang dirancang tahun 1884.
Versi 'Acme Thunderer' Dua - 1920
Bentuk lebih kecil dan dengan corong shriller meruncing, lebih aman untuk wasit.
'Model No 60 1/2' - 1923
Jenis peluit yang digunakan dalam final piala Wembley pertama tahun 1923, dirancang untuk suasanapertandingan yang penonton yang banyak.
The 'Pro-Soccer' Whistle - 1930
Untuk daya yang lebih besar dan pitch yang lebih tinggi di stadion yang lebih berisik, bisa terdengar hingga ke pojok-pojok stadion. Pertama kali digunakan tahun 1930, memiliki corong khusus dan barel.
The 'Tornado 2000' - 1988
Peluit dunia paling kuat, 'Tornado 2000'. Pertama kali dibuat oleh Hudson pada tahun 1988 telah digunakan di Word Cups, UEFA Champion League dan FA Cup Final.
Setrika Kuningan
Piring Hias Kuningan 2
Piring Hias Kuningan Berukir
Vas Kuningan Mesir

Egyptian Carved Brass Vase - Vas kuningan dengan ukiran motif zaman mesir kuno ukuran tinggi = 13 cm.
( S O L D )
Semar dan Petruk Kuningan


Brass Wall Hanging - Hiasan dinding Semar dan Petruk bahan kuningan, dengan ukuran tinggi = 12,5 cm.
@ Rp. 75.000,-
Sekilas :
Semar atau Kyai Lurah Semar Badranaya adalah nama tokoh panakawan paling utama dalam pewayangan Jawa dan Sunda. Tokoh ini dikisahkan sebagai pengasuh sekaligus penasihat para kesatria dalam pementasan kisah-kisah Mahabharata dan Ramayana. Tentu saja saja nama Semar tidak ditemukan dalam naskah asli kedua wiracarita tersebut yang berbahasa Sansekerta, karena tokoh ini merupakan asli ciptaan pujangga Jawa.
Petruk adalah tokoh punakawan dalam pewayangan jawa, di pihak keturunan/trah Witaradya. Petruk tidak disebutkan dalam kitab Mahabarata. Jadi bahwa kehadirannya dalam dunia pewayangan merupakan gubahan asli Jawa. Di ranah Pasundan, Petruk lebih dikenal dengan nama Dawala atau Udel.
Hiasan Dinding Kuningan 2
Teko Kuningan



Brass teapot - Teko dari bahan kuningan dengan nuansa timur tengah bergrafir motif bunga, pada bagian corongnya menyerupai bentuk paruh burung kolibri. Ukuran tinggi = 29 cm dan diameter bawah = 7,5 cm.
( S O L D )
Hiasan Dinding Kuningan
Tempat Gantung Kunci
Subscribe to:
Posts (Atom)

































